Visitor

Minggu, 02 Oktober 2016

Kontemplasi Alam

Saat semua orang berpikir keras tentang siapa kita, pernahkah kita berpikir akan apa yang bisa kita lakukan kepada dunia.
 
Ketika kau mulai berpikir banyak sekali orang yang ingin menjatuhkanmu, apakah sempat dirimu untuk sekedar mengalah.
 
cobalah sedikit kau pikirkan, apa yang kita lakukan sudah benar dan membawa manfaat yg besar, ataukah kita jadi cenderung angkuh dan berkepala besar.
 
Inilah sebuah realitas kawan, yang ingin coba kusuguhkan kepada kalian, akan betapa pentingnya arti sebuah dedikasi dalam menjalani kehidupan
 
bukan sekadar hanya kenal dan tahu saja, tapi bagaimana menggunkannya untuk mencerahkan wajah dunia yang kian kusam.
 
cobalah sejenak kau lihat warna langit diluar, masihkan biru benderang, ataukah mulai kehitaman tercemar oleh keserakahan manusia dalam menindas alam..?
 
 
Leszkie D.R

Sabtu, 01 Agustus 2015

Rumus Sukses Mutakhir Si Kutu


Percayakah kalian akan sebuah kesuksesan yang diraih dengan kerja keras, dan kenapa kita harus bekerja keras untuk mendapatkannya. Bila dilihat dari kacamata para pesohor yang telah sukses pasti mereka akan menjawabnya ‘ya’ dan ‘mungkin’. Kenapa ada kata mungkin di dalamnya, mungkinkah orang yang tak terlalu bekerja keras juga bisa mendapatkan kesuksesannya? Ternyata banyak misteri yang tak terungkapkan bukan.

Kesuksesan adalah impian semua orang. Tak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak menginginkan kesuksesan dan kekayaan dalam hidupnya. Meskipun sedikit berbeda namun keduanya tetaplah memiliki tujuan yang sama yaitu BAHAGIA. Memang tak ada yang mudah menggapai kesuksesan ataupun kekayaan, pasti sang pejuang akan menemui banyak rintangan yang senantiasa menghadang. Jadi, jangan kaget kalau menjadi sukses itu tidak mudah.

Tak semua orang mengawali kesuksesannya dengan kesulitan yang bertubi-tubi, tak jarang dari mereka mampu meraihnya relative ‘instan’. semuanya bisa terjadi bila keberuntungan seseorang memang sedang baik, tapi kemungkinannya sangat kecil, 1 banding 1000 kemungkinannya. Jauh berbeda dengan kesuksesan yang diraih dengan sebuah kerja keras, kemungkinan berhasil akan menjadi sangat besar dibanding hanya mengandalkan keberuntungan semata.  

Disini kutu bukan ingin mengajari atau menggurui, tapi kutu ingin membagi pelajaran yang pernah kutu dapat dari berbagai pengalaman dan pengetahuan yang kutu dapat. Sehingga kutu dapat menemukan rumus hidup sukses yang satu ini. Sebelum memperpanjang atau memperlebar pembahasan, kutu akan sedikit menjelaskan apa itu P3 dan E dari rumus yang kutu buat. E itu adalah sebuah singkatan dan Energi, kekuatan yang kita cari untuk mencapai sebuah tujuan, tanpa itu kita akan terlihat lemah dan tak berdaya, bahkan lebih buruk akan menimbulkan putus asa. Sedangkan P3 adalah singkatan dari Passion, Patience, dan Persistent, ketiganya adalah unsur pembangun dalam menciptakan Energi yang optimal.

Bagaimana, apa kalian sudah mulai capek baca artikel kutu yang satu ini. Kalau memang lagi capek mending simpan artikel ini untuk dibaca di lain waktu dan dalam keadaan yang lebih segar tentunya. Bukannya melarang, tapi kutu ingin agar ilmu yang kutu bagi ini bisa diserap dengan optimal oleh akal dan pikiran kalian kawan. Terlebih butuh praktek untuk membuktikan kebenaran dari rumus yang kutu buat ini.

Rumus ini dimulai dengan huruf P dan pangkat 3. P adalah Power sebagai sebuah alat pendorong, mendorong potensi dan segala kemampuan yang kita miliki, dan pangkat 3 lebih krusial daripada itu, sebuah kesatuan yang membentuk sebuah Power agar menjadi lebih optimal dan luar biasa. Berikut penjelasannya:

Passion (Minat)


Minat adalah sebuah kunci, bukan sebuah bakat tapi lebih berharga daripada itu. Minat akan membuat seseorang melakukan sesuatu tanpa beban, tanpa perlu dorongan, dan akan dipenuhi dengan keikhlasan. Bakat memang luar biasa, tapi minat yang kuat akan jauh lebih luar biasa. Meskipun orang yang tidak berbakat  harus bekerja ekstra keras untuk mendapatkan talentanya, itu tidak masalah. Karena mereka akan melakukannya dengan suka cita meskipun orang di luar sana mengatakan dia itu ‘gila’.

Kegilaan akan dilakukan oleh orang-orang yang berminat, bukan yang berbakat. Karena terkadang orang yang berbakat pun tak selalu memiliki minat yang sangat kuat. Itulah kenapa banyak orang ‘gila’ diluar sana yang dengan bangganya menyatakan bahwa mereka pernah dianggap ‘gila’ oleh orang-orang di sekitarnya. Ini bukan omong kosong, karena di ilmu psikologi pun menyebutkan bahwa minat akan mempengaruhi segala aspek kehidupan seseorang. Coba perhatikan Albert Einstein, Bill Gates, bahkan Mark Zuckenberg yang menjadi ‘gila’ oleh minat mereka kepada ilmu teknologi dan sains. Bahkan, beberapa diantaranya memutuskan untuk tak melanjutkan perkuliahannya dan memilih mundur dari universitas tempat mereka belajar. Sudah cukup gila, bila belum coba cari contoh lain orang-orang di luar sana yang sukses karena minat mereka yang tinggi terhadap sesuatu hal.

Patient (Sabar)


Bagaimana kalau terlebih dahulu kita bersepakat bahwa tak ada kesuksesan yang instan, okey. Bahkan orang-orang yang beruntung pun butuh waktu untuk mendapat sesuatu yang mereka impi-impikan. Sabar dan sabar, mulai bosan? Berarti kamu masih belum mampu memaknai apa arti sebuah kerja keras didalam bersabar. Coba lihat para pelari, mereka harus mulai berlari ketika peluit ditiup, apa jadinya jika mereka tak mempunyai kesabaran, pasti akan terkena penalty bahkan diskualifikasi. Seperti itulah hidup, semua ada masanya, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Dengan kata lain, bersikaplah proporsional, bergerak disaat dan waktu yang tepat.

Sabar itu membosankan, bagi orang-orang yang lemah. Karena untuk menjadi pribadi yang sabar seseorang wajib memiliki jiwa dan mental yang sehat. Kuat tak hanya dari fisik, tapi juga dari dari dalam, yaitu keyakinan. Kita perlu yakin untuk bersabar, tanpa keyakinan sabar akan menjadi amat menyusahkan, membosankan, dan melelahkan. Salah satu orang pendiri Alibaba.com pernah membuktikan, betapa pentingnya kesabaran, ia harus menjadi seorang guru dengan gaji pas-pasan sebelum mampu menjadi seorang founder ternama dunia. Pemilik situs jual beli terbesar di china bahkan di dunia. Sabar benar-benar memiliki kekuatan tanpa batas, namun tidak akan pernah mudah melakukannya.

Sabar adalah sifat terindah yang Tuhan berikan kepada maanusia, tapi tak banyak yang bisa memeliharanya, tak jarang bahkan menghilangkannya. Sungguh amat disayangkan, sehingga banyak manusia yang tersesat pada jalan yang sudah jelas sekalipun karena ketidaksabarannya.  Jangan salahkan Tuhan bila hidup kita tak membaik, tapi lihatlah kedalam dirimu sendiri, apakah sifat mulia itu masih tersisa dalam hati kita atau tidak. Sekali lagi kutu tidaklah sedang menggurui kalian kawan, tapi kita belajar bersama agar menjadi lebih baik di masa yang akan dating.

Persistent (Tekun)


Tekun tidak jauh berbeda dengan kesabaran dalam hal ketahanan, tapi amat berbeda dalam tindakan. Ketekunan akan melengkapi kesabaran yang kita miliki. Karena kita tak akan pernah menyerah di dalam ketekunan, bila sabar lebih bersifat pasif, maka ketekunan adalah versi aktifnya. Orang yang tekun akan mencoba sesuatu secara berulang hingga ia menemukan solusinya. Ia akan mengubah taktik, pendekatan, dan bahkan teknik untuk mendapatkan hasil sesempurna yang dia impikan.

Menjadi tekun tidaklah mudah, diperlukan analisa berkali-kali dan rasa ingin tahu yang tinggi, tanpa kedua hal itu ketekunanmu tak akan berbuah apa-apa. Menjadi tekun bukanlah sebuah alasan untuk sukses, tapi tekun adalah faktor penentu kesuksesan. Berapa banyak orang yang bergelimpangan di fase yang satu ini. Sangat sulit untuk menjadi tekun, apalagi bila kita telah melakukan kesalahan dan kegagalan selama berkali-kali. Pasti orang yang lemah akan berpikir, “ini mungkin bukan keahlianku”, “sepertinya memang mustahil melakukan hal ini”, dll.

Bagaimana kawan, cukup rumit bukan menjadi seseorang yang tekun seperti yang diharapkan. Coba kita lirik cerita inspiratif tentang penemu bola lampu Thomas Alfa Edison, beliau telah  ribuan kali mengalami kegagalan namun beliau tetap optimis akan penemuannya. Bila seorang Thomas Alfa bukanlah seorang yang tekun, mungkin saja bola lampu tak akan diketemukan hingga saat ini. Tak akan ada cahaya warna-warni yang kerap kita saksikan dijalan raya dan tempat-tempat wisata lain di dunia di kala malam tiba. Semua akan gelap gulita, mungkin saja kita masih menggunakan lampu minyak dengan tingkat keterangan yang minim dan cenderung remang. Itulah yang dinamakan ketekunan, selain berterima kasih kita juga wajib mencontoh sikap beliau dalam menyikapi kegagalan. Beliau tidak menyerah dan terus berjuang untuk menyempurnakan ciptaannya.

Orang yang tekun akan melihat segala hal dengan ‘kacamata positifnya’, tak akan terlalu banyak mengeluh, dan menerima segala kegagalannya. Jadi tidak menjadikan kegagalan sebagai sebuah akhir, tapi lebih memasukkannya ke dalam sebuah proses penyempurnaan. Sempurna bukan berarti kita menyelesaikan sesuatu dengan mudah, tapi sempurna berawal dari berbagai kegagalan yang kita rasakan sehingga kita mampu menikmatinya sebagai sebuah proses. Mari kita hirup nafas alam-dalam, coba perhatikan berapa hal yang telah kalian tinggalkan karena sebuah kegagalan, frustasi yang memuncak, dan ketidaksabaran kita menjalani sebuah proses. Mari perbaiki tingkat ketekunanmu selagi masih sempat kawan.

Terakhir, mungkin inilah intisari dari yang kutu telah jelaskan diatas, E sebagai Energi, kita butuh energy untuk tetap hidup. Energi kehidupan, energi yang membuat kita masih hidup hingga sekarang, dan energi tambahan untuk membuat kita tetap bertahan di tengah kerasnya usaha meraih sebuah mimpi. Tanpa energi kita tak akan mampu melakukan apapun di bumi, bahkan kita bisa disebut mati meski kita masih mampu bernafas. Orang yang sukses adalah seseorang yang memiliki cukup banyak energi, bahkan berlebih, sehingga mampu menular pada orang-orang di sekitarnya. Jadi, inti dari sebuah jalan sukses adalah untuk mengumpulkan energi sebanyak-banyaknya agar bisa kita gunakan untuk melewati segala rintangan dan kesulitan yang menghadang. Semakin banyak energi, maka semakin lebar jalanmu menuju sukses. Karena sukses hanya didapatkan oleh orang yang bekerja keras, dan hal itu akan memerlukan tenaga yang sangat banyak untuk mencapainya. P3=E adalah kunci kesuksesan hidup ini, entah kamu mau memulai dari mana, tapi ketiga hal dari P lah intinya. Jangan menyerah, jadilah sekuat yang kamu bisa dan lampauilah. Niscaya kamu akan mampu melewati P3 dan mendapatkan Energi yang banyak untuk menyongsong masa depanmu yang cerah.

Terima kasih.  

Salam Sukses Kawan..

Selasa, 28 Juli 2015

Menulis vs Membaca atau Membaca dan Menulis ?


 

 

Terkadang kita sering berdebat akan pentingnya membaca dan seringkali menomorduakan menulis. Kita terlalu fokus pada kehebatan berapa banyaknya bahan bacaan yang telah kita ‘lahap’. Tanpa kita sadar bahwa membaca juga masih memiliki beberapa kekurangan. Dengan menulis kita akan bisa dapatkan banyak manfaat di dalamnya, kita bisa membagi ilmu kita dan juga memudahkan kita untuk mengingat berbagai hal yang telah kita baca.

Ada yang bilang menulis itu susah, memerlukan waktu yang cukup banyak, dan berbagai alas an lainnya. Padahal menulis itu sama sekali gak susah, malah kita dari kecil juga telah terbiasa untuk menulis berbagai hal dalam hidup kita. Coba lihat saat kita kecil terkadang suka mencoret=coret tembok yang ‘tak bersalah’, atau menulis contekan disaat ujian sekolah. Tuh, menulis secara tidak langsung pernah kita lakukan dalam kehidupan. Tapi mulai kapan kita mau serius? Apa perlu serius dalam menulis sebuah hal? Itu semua pertanyaan yang seharusnya bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum membaca artikel ini.

Menulis adalah buah dari membaca, jika membaca adalah akar dari sebuah pohon, maka menulis adalah buah yang bisa kita rasakan manfaatnya. Membaca tanpa menulis bagaikan sebuah pohon yang tidak berbuah. Ada tapi tidak akan membuat manfaat yang maksimal. Membaca dan menulis akan saling melengkapi satu sama lain, seperti halnya sebuah al-kitab, dimana semua orang mencatatnya agar tidak hilang ditelan oleh zaman.

Menulis tidaklah perlu dibuat rumit, tak perlu berlembar-lembar dan tersusun dalam beberapa bab. Menulis tak serumit itu, bahkan lebih mudah. Semua orang bisa, asal tidak enggan melakukannya. Kutu juga suka menulis, mulai dari hal termudah hingga hal tersusah dalam hidup kutu. Tulisan mampu menjadi penasihat kita, pengingat, dan juga motivator pribadi kita. Hal termudah yang bisa kita lakukan, tapi bisa membawa dampak besar dalam kehidupan kita.

Orang-orang sukses mengawali kesuksesan mereka dengan beberapa tulisan kecil yang mereka buat, tulisan kecil yang mengingatkan tujuan mereka, rencana di masa depan, dan berbagai hal-hal yang mereka perlu tuliskan sebagai bahan pelajaran untuk melangkah ke depan. Tulisan tak harus selalu berupa coretan, terkadang bisa berupa gambar, yang mengekspresikan dirimu dalam menatap kehidupan. Dengan kata lain, gambar adalah tulisan yang mempunyai perasaan di dalamnya.

Menulis di masa muda adalah cahaya, dan menulis di masa tua adalah kebijakan. Tulisan adalah cahaya yang akan membimbingmu dan orang-orang di sekitarmu. Banyak orang sukses yang menyuruh setiap orang menulis impiannya, terkadang hingga 100 IMPIAN. Mungkin mereka tak salah menyuruh kita melakukan hal yang terlihat berlebihan, tapi untuk menjadi besar perlu berbuat hal lebih bukan. Nikmatilah prosesnya, dan tuliskan setiap pelajaran yang kau dapatkan. Mungkin, bila kau telah sukses nanti, kau juga bia membimbing para generasimu, anak cucumu, dengan tulisan-tulisan kecil yang kalian buat. Bukankah tulisan dimasa tua adalah kebijakan? 

Senin, 13 Juli 2015

Tips Lebaran Mutakhir ala Kutu


Hai..hai..hai para sahabat Kutu… gmana pada gak sabar kan buat update info menarik dari si Kutu yang smart plus caem ini. ^_^

Gak perlu panjang lebar lagi deh kawan, kali ini si Kutu bakal ngasih sedikit tips mudik aman dan nyaman bagi kalian yang bakal mudik nanti pas lebaran. Tips ini simple koq kawan, asal kalian bisa paham dan dilaksanakan, kutu jamin mudik kalian bakal aman dan tentram.

Amiin.


Siaapp, check it out..

1. Persiapkan secara matang barang bawaan yang bakal dibawa waktu mudik.


Gak terlalu berlebihan sih, setiap kali mudik alangkah lebih baiknya bila semua sudah direncanakan secara matang. Semisal bakal mudik untuk berapa hari, kondisi tempat yang akan dikunjungi, dan kondisi darurat yang bakal dialami. Jangan sampe barang yang dibawa nantinya berlebihan ataupun kekurangan, minimal harus pas sesuai porsinya lha kawan. Kalo jauh harus bawa baju berapa, dekat juga sama. Semua harus ada perkiraannya, jadi gak ada istilah mubadzir dan juga menghemat tenaga buat bawa barang-barang pas lebaran datang kan kawan.

2. Periksa seluruh isi rumah sebelum ditinggal mudik dan pastikan semua pintu telah terkunci dengan benar.


Ini point wajib sebelum ninggalin rumah dalam keadaan kosong waktu lebaran, kalian gak mau kan bakal ada kejadian yang gak diharapkan bakal menimpa ‘istana’ kalian kawan. Sedia payung sebelum hujan, kadang istilah itu emang benar kawan, banyak kan kasus di berita yang memberitakan rumah yang terbakar atau kemalingan saat rumah dibiarkan kosong tak berpenghuni. Nah, makanya yang satu ini hukumnya WAJIB jangan sampe kelewat deh pokoknya.

3. Perhitungkan anggaran sebelum mudik agar keuangan tetap stabil pasca lebaran.


Jangan pernah anggap sepele masalah keuangan lho kawan, mau kamu masih muda, remaja, atau dewasa, tetap namanya sadar keuangan itu penting. Ingat, lebaran bukan ajang buat hambur-hamburkan uang dan bersenang-senang sampe kebablasan. Kita juga harus jadi lebih bijak dalam mengelola keuangan agar lebaran tahun ini gak membuat kalian lepas kontrol dan tetap bisa focus buat masa depan kalian nanti. Ingat, rajin menabung itu penting. Sepakat..!!

4. Pilihlah kendaraan yang paling sesuai untuk mudik kalian dan jangan ikut-ikutan.


Ini yang gak kalah penting lagi, sekaligus tips terakhir dari kutu, sesuaikan kendaraan yang akan kalian gunakan. Jangan asal pilih dan pastikan akan aman saat akan melakukan mudik bersama keluarga.  Jangan ikut-ikutan, apalagi sekarang lagi banyak banget yang pengen coba-coba mudik pake sepeda motor, ih ngeri tau. Kalian bisa bayangin gimana padatnya jalan raya pada saat itu, ada truk, bus, dan kendaraan lainnya di jalanan. Apalagi klo jarak yang ditempuh gak bisa dibilang deket alias jauh banget. Terutama buat para pemula yang jarang melakukan perjalanan jauh, pasti capek banget. Kutu tahu banget klo masalah ini, karena Kutu juga senang touring ama teman-teman buat trip di beberapa daerah. Jadi jangan dicoba klo belum cukup pengalaman yah kawan buat mudik pake motor.

Nah itu tadi tips yang bisa kutu bagi buat kalian kawan, ingat pesan kutu. Mudik aman bukan hanya karena ada niat dari pelakunya tapi juga karena doa untuk keselamatan. Berdoalah, berdoalah, semoga mudik kawan-kawan aman dan menyenangkan ^_^

 

Minggu, 05 Juli 2015

Sebuah Persembahan


Sabda Pemimpin

Wahai Rakyatku

Coba pahamilah aku

Aku telah berjanji tuk abdikan hidupku

Lepaskan kepentingan duniawiku

Coba kamu simak suara nadiku

Bergemuruh mengkhawatirkan hal ihwal dirimu,

Apa kalian tahu?

Ketika tetesan air mataku tumpah di hadapan permaisuriku

Terkadang itu membuatku malu,

Tapi dia baik ketika senyumnya terpancar dihadapanku.

Wahai rakyatku,

Aku tahu kalian marah besar padaku,

Karena kalian memanglah tanggung jawabku.

Wahai rakyatku,

Hatiku akan selalu jadi milikmu,

Bantu aku, jadilah rakyat yang membanggakanku.

Rabu, 01 Juli 2015

Sang Lebah

Sang Lebah tak lagi sayang kepada bunga, kenapa? mungkin ia mulai jenuh dengan bunga yang itu-itu saja. Ia mulai mondar-mandir tak tentu arah mencari sesuatu hal yang lebih hangat dan manis semisal bunga. Bunga dan bunga, ya hanya itu yang ia temukan, tak nampak yang lain.

Terkadang Sang lebah kesal, karena bunga dan bunga lagi yang ia temukan. Tak ada satupun yang menarik matanya. Lebah yang kesal akhirnya berpikir pendek untuk meninggalkan habitatnya, ia benar-benar tak tahu akan bahaya diluar sana. Ia telah nekad, matanya telah gelap, hanya kepuasan yang ia cari dan tanpa berpikir untuk tetap berhati-hati. Lebah yang bosan itu akhirnya telah membulatkan tekad dan meninggalkan kawanannya. Kini ia sendiri dan tanpa tahu arah kembali.

Sang lebah kini telah sangat jauh dari sarang yang ditinggalinya. Dia kini mulai lelah dan kehabisan tenaga, Ia memutuskan istirahat dan tidur pada sebuah lubang pohon. Ia bertemu dengan ulat pohon, ulat pohon terlihat tak senang dengan kehadirannya, Sang lebah pun diusir dari sana. Sang lebah malang tak bisa apa-apa, ia hanya bisa pasrah dan memilih pergi dari pohon yg dipenuhi ulat pohon tersebut.

Sang lebah kembali mencari tempat berteduh pada waktu itu, ia temukan sebuah celah di bebatuan, ia coba masuk ke dalam sana. Tapi alangkah kagetnya si lebah saat menemui para anak kadal didalam sana. Sang lebah segera kabur, karena para kadal akan memakan serangga seperti dirinya. Ia pun mulai cemas, sudah tidak adakah tempat yang nyaman disana di tempat yg amat jauh dari sarangnya dahulu.

Lebah itu pun akhirnya mulai menyerah, ia tak tahu lagi harus melangkah kemana. Ia sadar bahwa keinginannya sudah menjerumuskannya ke tempat yang salah, ia tak pernah mensyukuri kehidupannya, bahkan saat keluar dari sarang pun ia tak meminta ijin dan saran dari teman-temannya. Sang lebah kini tahu begitu berharganya para sahabat di sekitarnya, dan begitu tamak dirinya. Kini Sang lebah hanya bisa berharap ada keajaiban yang bisa menyelamatkan hidupnya, memberikan kesempatan dirinya untuk berubah.

Beberapa saat kemudian terdengar suara gesekan sayap dari kejauhan, terdengar jelas dan sangat banyak. Sang lebah melihat ke arah datangnya suara dan alangkah bahagianya ia ketika melihat sekawanan lebah  datang menjemputnya. Mereka bisa menemukan lebah yang tersesat itu karena hormon yang keluar dari Sang lebah, sehingga mereka bisa melacaknya dengan mudah. Ia sangat bahagia dan memeluk kawan-kawannya, teman-temannya lalu memberitahunya bahwa sang Ratu benar-benar mencemaskannya. Ketika pulang Sang lebah meminta maaf kepada para kawanannya dan berjanji pada sang Ratu untuk tidak mengulangi perbuatan konyolnya tadi.  Setelah kejadian itu, Sang lebah benar-benar berubah, ia lebih mensyukuri kehidupannya dan menghargai para teman-temannya.   
 

Minggu, 21 Juni 2015

Esensi Puasa


Puasa sudah kita jumpai sahabat, bulan yang dikatakan penuh berkah dan penuh ampunan dari-Nya. Berbondong-bondong orang datang ke masjid, bersedekah sebanyak-banyaknya, serta saling memohon maaf dengan para kerabat dan saudara. Ramadhan memang memberikan kesan yang berbeda disaat kita menjumpainya, ada orang yang biasanya biasa-biasa saja tiba-tiba menjadi sealim pak kyai. Kesana kemari mengucapkan salam (Bukan salam perpisahan lho.."), sampai dikira temennya kesurupan (nah lho).

Itulah sekelumit tentang bulan Ramadhan versi si kutu, "Ramadhan oh ramadhan" ada yang mengatakannya seperti itu. Kutu juga senang disaat Ramadhan datang, tapi kutu berusaha untuk tidak berlebihan menyambutnya. Sebagaimana kehidupan biasanya, kutu tetap menjalankan aktivitas yang kutu sukai, tidak bermalas-malasan dan selalu berbuat hal yang terbaik untuk kehidupan kutu sendiri. menulis blog, dan berbagi cerita dengan kalian semua.

Ramadhan itu ibarat sebuah oase di gurun pasir, benar-benar menyegarkan dan membawa kabar gembira bagi siapa saja yang menjumpainya. Tapi perlu diingat, oase itu juga harus dijaga dan jangan dikotori, agar musafir selanjutnya juga dapat merasakan kesegaran oase yang akan ditemuinya. Segar dan dinginnya oase Ramadhan akan sejenak membuat kita melupakan sejenak berbagai permasalahan kehidupan, memfokuskan ibadah kita kepada Allah Swt dan saling berbuat baik kepada sesama.

Bila Ramadhan memang begitu berharga, maka bulan puasa ini juga tak layak disandingkan dengan kesegaran lainnya semacam iklan sirup atau berbagai es yang dijajakan di pasar kaget Ramadhan. Perlu diingat, makan dan minumlah secukupnya. Jangan berlebihan disaat sahur maupun berbuka. Di bulan puasa kita kan tidak hanya menahan nafsu saja, tapi juga turut merasakan penderitaan orang-orang miskin di sekitar kita. Ibarat kata klo maen itu yang 'fair', jadi klo disuruh ngerasain penderitaan jangan makan dan minum secara berlebihan. okay kawan.. ^_^