Visitor

Minggu, 05 Juli 2015

Sebuah Persembahan


Sabda Pemimpin

Wahai Rakyatku

Coba pahamilah aku

Aku telah berjanji tuk abdikan hidupku

Lepaskan kepentingan duniawiku

Coba kamu simak suara nadiku

Bergemuruh mengkhawatirkan hal ihwal dirimu,

Apa kalian tahu?

Ketika tetesan air mataku tumpah di hadapan permaisuriku

Terkadang itu membuatku malu,

Tapi dia baik ketika senyumnya terpancar dihadapanku.

Wahai rakyatku,

Aku tahu kalian marah besar padaku,

Karena kalian memanglah tanggung jawabku.

Wahai rakyatku,

Hatiku akan selalu jadi milikmu,

Bantu aku, jadilah rakyat yang membanggakanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar